17 Desember 2009

untitled pt 2

Pagi itu sudah cukup siang untuk dikatakan pagi, Roseline baru terbangun dari dunia mimpinya. Melihat jendela. Dengan tergesa-gesa berlari dari tempat tidur nyamannya menuju kamar mandi. Diluar telah menanti seorang yang menjadi “agenda berjalannya”. Seorang pria kurus dengan mata yang terlihat selalu mengantuk. Berjalan mondar mandir di depan pintu kamar Roseline. Hans, itulah namanya, mulai resah dan tersenyum lega saat melihat Roseline keluar dan sudah berpakaian rapi setelah menunggu paling tidak 1 jam lamanya.

Mungkin hari ini akan melelahkan bagi Roseline. Akibat keterlambatanya tadi paling tidak ia sudah melewatkan paling tidak dua acara tanpa kehadirannya. Hal itu sungguh sangat membuat Hans bingung bagaimana menghentikan kebiasaaan Roseline untuk tidak bermain lompat tali sampai tengah malam. Itu akan menghambatnya segera pergi tidur, dan membuatnya terlambat bangun.

Acara berikutnya dimulai satu jam lagi dan itu membuat Roseline menyesal sudah terburu-buru siap-siap. Menunggu selama satu jam sangat membuat Roseline bosan. Kebosannan itu terbayar setelah keluarga dari Bizantium datang. Rezon, putra dari kerajaan itu, dengan anggun melangkah masuk melewati pintu Salvadoria, membuat Roseline yang semula bosan menjadi terpikat, begitu pula sebaliknya yang dirasakan oleh Rezon. Semua orang duduk mengitari meja persegi panjang termasuk Rezon. Rezon dengan rupa semenarik Skandar Keynes menatap Roseline dari sebrang meja. Roseline dengan tersipu mengalihkan pandangan, menghindari wajahnya yang mulai memerah.

26 November 2009

I WILL FLY - Ten 2 Five

You know all the things i’ve said
You know all the things that we have done
And things i gave to you
There’s a chance for me to say
How precious you are in my life
And you know that it’s true

To be with you is all that i need
Cause with you, my life seems brighter and these are all the things
I wanna say...

I will fly into your arms
And be with you
Til the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me
To get myself close to you

You’re the reason why i stay
You’re the one who cannot believe
Our Love will never end
Is it only in my dream?
You’re the one who cannot see this
How can you be so blind?

I will fly into your arms
And be with you
Til the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me
To get myself close to you

I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you


____________________________
and this song means nothing. i do love this song, just it :D

25 November 2009

Untitled pt 1

Dahulu kala , hiduplah seorang anak perempuan yang lucu bernama Alice ia memiliki kekuatan ajaib untuk membuat ramuan ajaib. Ia tinggal di suatu negeri dan tempat yang aneh, seperti sebuah labu hitam besar yang melayang di udara dengan tanaman rambat yang menempel pada dinding rumahnya. Setiap orang melintas di depan rumahnya pasti merasa heran dengan keanehan rumah itu, dan hal yang terlintas di pikiran mereka adalah “bagaimana cara naik ke tempat itu tanpa tangga”. Ia terkenal sebagai seorang gadis kecil berwajah innocence yang ramah, lucu, dan baik. Setiap hari ia selalu pergi pagi-pagi sekali ke dalam hutan dan kembali ke kebun belakang rumahnya dengan membawa banyak sekali tanaman obat-obatan. Tidak jarang ada yang meminta bantuannya untuk dibuatkan obat.

Negeri tempatnya tinggal adalah tempat kedamaian, keadilan dan kejujuran berada, seperti layaknya sebuah dongeng. Dan di negeri tersebut, terdapat sebuah kerajaan yang bernama Salvadoria , seperti layaknya kerajaan maka tinggalah seorang raja, ratu, serta putri yang cantik. Putri cantik itu bernama Roseline

Suatu hari, di pagi yang mendung dan sejuk Alice keluar dari rumah labunya yang aman dengan memakai jubah hitam dan membawa keranjang kosong. Dengan menaiki selembar daun talas berukuran besar, ia turun dari rumahnya yang tinggi dan mulai menuju kebun belakang rumah. Dengan langkah santai dan cerianya, ia mulai memetik sedikit dedaunan yang ada. Hari itu cuaca mendung seharian dan cuaca seperti itulah yang sangat disukai Alice. Baginya mendung adalah saatnya ia pergi berbelanja keperluannya. Padahal penduduk negeri itu kebanyakan sangat menyukai cuaca cerah, termasuk Roseline.

Setelah selesai dengan kebun kesayangannya, Alice pergi ke dalam kota. Dengan cara berjalannya yang kelewat ceria, ia masuk ke sebuah toko kecil yang bernama Ellenika. Disitu dijual berbagai macam keperluan seperti kuali, cangkir, pisau, dan lainnya. Saat membuka pintu, Alice langsung disambut baik oleh pemilik Ellenika. Orang tua dengan wajah jahat dan tidak bersahabat. Sangat tidak cocok dengan caranya bicara yang kelewat ramah. Alice sangat menyukai orang tua yang dipanggilnya Yugo itu. Alice bisa menghabiskan waktu setengah hari jika sedang bercerita. Hampir setiap cuaca mendung, anak kecil selalu ke Ellenika walaupun hanya untuk ngobrol, baginya Yugo adalah teman baik.


bersambung. gantung ya ceritanya haha :D

15 November 2009

saat mama saya sedang marah

yey. detik ini saya memposting sebuah tulisan abal abal

saat mama saya dengan marah besar
*hebat kan, haha anak durhaka

sudah saya ga punya handphone
si mamapun mengancam akan mencabut modem di rumah

padahal yang salah bukan saya.
tapi selalu saya kena imbasnya

iya, saya yakin akan jadi seindah apa hidup saya

MAKASIH BANYAK MA!

12 November 2009

hey you, someone in the past !

I don’t have to go around the world to get what I looked for, I don’t have to be a fairytale’s characters to make my dream come true, and I don’t have to be someone different to reach what I wanted. Because what I looked for, what I dreamed about and what I wanted was just something they called happiness. And guess what, I had found them all in y o u ! (Well thanks ya for everything hehe :D)

and last night... dejavu, did something we've done, surprising! haha thanks again ya you're still think that I'm here, although I realized that i can not do anything (hey, it's time's fault!). But yaa it’s enough lah I think. And if I still have any chance maybe I would like to tell you the truth that I do eh, I did sih actually haha :D


well, bye bye 'hey someone in the past'. (see you)