02 Januari 2010

sebuah tulisan yang saya ketik setelah tahun baru

Oh iya sebelumnya HAPPY NEW YEAR YAA

kemarin tanggal 1 januari tahun 2010, aku ga bisa menahan emosi lagi.

Terlalu banyak hal yang harus aku pikirkin di tahun 2009 dan akhirnya meledak di tahun 2010, siang hari jam 2 kurang 15 menit, kelai sama nanda. Screming! Cuma gara gara carger laptop. Bahkan aku sampe main tangan. dia banting pintu, dia teriak, aku kencengin volume TV sampe full paling kenceng, aku bales teriak, sampai akhirnya dia nangis dan aku merasa bersalah.

Hmmm tapi abis itu kelai rasanya plong walaupun adekku jadi korban. Haha jahatnya aku ini

Ah sudah biarkan siapa yang suruh dia cari masalah waktu aku penat.

Dan lalu malam harinya nonton avatar abis itu makan di kantor post di warung favorit warung 94 kah 84 pokoknya yang ada gambar kuda kudanya di dindingnya. Abis kenyang, pulang lalu tidur :D

dan besok bagi raport JENGJENG

23 Desember 2009

Rencana Tahun Baru

tahun lalu diantara tahun 2008 dan 2009 dengan indahnya saya rayakan di Pulau Dewata di pantai sanur dengan kembang api duar duar di seisi langit dan para bule juga teman teman saya


dan lalu, apa yang akan terjadi tahun ini...

OH KAMBING KU

papa. ada acara agama di Tenggarong. acara agama di malam tahun baru. rencana awal kita satu keluarga akan ke tenggarong, nginep di hotel dan main petasan kembang api dan sejenisnya di hotel. tapi kemudian...

nanda si adik. dapet job nari di hotel sagita. iya memang dia penari, penari bali. dan di malam tahun baru dia diharuskan tinggal di balikpapan dan menari, dan berhubung adikku masih kecil maka jadilah mamaku ikut mengawasnya.

jadi papaku ke tenggarong, dan mama dan nanda ada acara di hotel sagita, dan kak puput di semarang, dan aku.... DIRUMAH

GREAT

22 Desember 2009

REMEDIAL

haaa mungkin MUNGKIN kita bisa bernafas lega. smesteran sudah berlalu, dan remedial menanti
dan hari ini tanggal 23 desember 2009, seisi SMANSA Balikpapan disibukkan dengan berbagai macam remedial. saya tidak terkecuali

jam 7pagi saya baru menginjakkan kaki di kelas saya, dan tau tau di papan tulis sudah tertulis
REMEDIAL PKn KD 3 :
1. joko
2. suparmin
3. paijo
4. blablabla
dan seterusnya (nama disamarkan)

di sebelahnya
REMEDIAL PKn Semesteran
1. joko
2. suparmin
3. superman
4. bedmen (HAHA)
5. robinson
dan seterusnya (nama juga disamarkan)

dan di sebelahnya lagi
SOAL REMEDIAL SEMESTERAN PKn
1. ada berapa soal di soal mid?
2. ada berapa soal di buku KD 3?
3. ada berapa soal di fotokopian yang di LCD?
4. KENAPA NILAI SAYA JELEK?
(pertanyaan pertanyaan ini serius. benar benar amanat dari guru PKn saya. dan saya hanya bisa berdecak kagum membaca pertanyaan ini hemm)

tidak hanya PKn, pengumuman remedial ini berlanjut ke sejarah, bahasa indonesia, kimia, bahasa inggris, TIK, sosiologi, dan masih banyak lagi. hingga seperti ini
MODEL : GERY

dan saya, HAHA dari sekian banyak pelajaran yang seharusnya kita pelajari di sekolah ini. saya HANYA remedial Fisika, Bahasa Indonesia, Sosiologi, Kesenian, HAHA (memang saya tidak pintar)
dan yang harus saya lakukan untuk menebus nilai nilai yang tidak tertuntaskan ini adalah
1. FISIKA
sebenarnya seharusnya nilai saya bisa lebih baik di pelajaran ini. ya karena saya KETAUAN NANYA JAWABAN ke teman saya. mungkin pengawasnya lagi dapet atau apa bagaimana dia kesal melihat saya bertanya dan lalu LJK saya disita (masih bagus tidak dirobek) haha. maka jadilah saya cuma menjawab setengah soal lebih sedikit. dan nilai saya 53.
diisi setengah lebih dikit aja 53. apalagi diisi semua. pasti tuntas HAHA. dan untuk menebusnya saya harus mengerjakan ulang soal soal itu di buku latihan. oke yang ini sudah selesai
2. BAHASA INDONESIA
yang ini gurunya yang bikin riweh. semesterannya tidak ada remedial. bzz yang di remedkan malah ulangan harian. bagian prosa dan puisi. dan lalu nilai di prosa di tambah 8. dan lalu kita harus ngumpul soal smesteran kita yang sudah di benerin jawabannya sebagai tiket untuk remedial. untuk yang puisi kita harus ngumpul tugas yang udah dikumpul alasan ibunya 'tugas yang di flashdisk ibu hilang' h-a-h-a
3. SOSIOLOGI
yang ini cuma di suruh bikin makalah. hemm -____-
4. KESENIAN
seni itu tidak penting teorinya. yang penting prakteknya. haha dan lagi ibu keseniannya sedang liburan ke Bali saat ini. maka jadilah saya tidak tau menau bagaimana dengan nilai kesenian saya
RESIKO SEKOLAH

coba dulu waktu masih SMP. selesai ulangan mah happy happy jalan jalan, sekarang sejak saya memulai kehidupan sebagai anak SMA. selesai ulangan, cari guru. mikirin nilai dan REMEDIAL

yes. REMEDIAL MENJADI BAGIAN HIDUP SAYA SEBAGAI ANAK SMA

19 Desember 2009

I R I, ha?

apa dari diri anda yang bisa anda banggakan, yang bisa membuat saya iri. apa?


mau jadi apapun anda, mau anda bawa kemana hidup anda, i am so sorry, i do not care. untuk apa saya capek capek berpikir tentang orang lain sedangkan diri saya sendiri belum becus dalam hal itu.

well, i'm fine. there will not any changes. saya akan tetap berbaur, tanpa rasa tidak enak sama sekali terhadap anda.
muka tembok? ya memang itu yang mau saya tunjukkan pada anda. saya tidak kalah karena saya rasa saya tidak ada masalah dengan anda

get it?

17 Desember 2009

untitled pt 2

Pagi itu sudah cukup siang untuk dikatakan pagi, Roseline baru terbangun dari dunia mimpinya. Melihat jendela. Dengan tergesa-gesa berlari dari tempat tidur nyamannya menuju kamar mandi. Diluar telah menanti seorang yang menjadi “agenda berjalannya”. Seorang pria kurus dengan mata yang terlihat selalu mengantuk. Berjalan mondar mandir di depan pintu kamar Roseline. Hans, itulah namanya, mulai resah dan tersenyum lega saat melihat Roseline keluar dan sudah berpakaian rapi setelah menunggu paling tidak 1 jam lamanya.

Mungkin hari ini akan melelahkan bagi Roseline. Akibat keterlambatanya tadi paling tidak ia sudah melewatkan paling tidak dua acara tanpa kehadirannya. Hal itu sungguh sangat membuat Hans bingung bagaimana menghentikan kebiasaaan Roseline untuk tidak bermain lompat tali sampai tengah malam. Itu akan menghambatnya segera pergi tidur, dan membuatnya terlambat bangun.

Acara berikutnya dimulai satu jam lagi dan itu membuat Roseline menyesal sudah terburu-buru siap-siap. Menunggu selama satu jam sangat membuat Roseline bosan. Kebosannan itu terbayar setelah keluarga dari Bizantium datang. Rezon, putra dari kerajaan itu, dengan anggun melangkah masuk melewati pintu Salvadoria, membuat Roseline yang semula bosan menjadi terpikat, begitu pula sebaliknya yang dirasakan oleh Rezon. Semua orang duduk mengitari meja persegi panjang termasuk Rezon. Rezon dengan rupa semenarik Skandar Keynes menatap Roseline dari sebrang meja. Roseline dengan tersipu mengalihkan pandangan, menghindari wajahnya yang mulai memerah.