29 Oktober 2009

masalah dengan nama saya

OK, nama saya Ni Kadek dara Maritasari


faktanya :

dulu, waktu masih TK sampai SD sekitar kelas 2, saya cadel. R-nya betagar lalalala
jadi nama saya dulu, Ni Kadek Dalya Malitasali. krik krik
itu sebabnya panggilan saya di rumah yaya bukan rara. dan saya baru tau tentang ini waktu saya kalau ga salah sd kelas 6 atau smp kelas 1 gitu lupa hehe

lalu, sekarang cadel saya hilang. kok bisa?
iya waktu saya SD, saya dijejelin makanan yang pedes sama si mama
waktu itu makanannya nasi kuning belinya di klandasan.
iya saya dipaksa menghabiskan nasi kuning itu. dan setiap suapnya saya disuruh ngomong R
jadi, satu suap, rrrr, satu suap lagi, rrrr, satu suap lagi, rrrr begitu sampe nasi kuningnya habis

ga masuk akal memang. tapi ampuh -___-'

dan gara gara tragedi nasi kuning ini. sampai detik ini saya ga mau lagi makan makanan pedes.
hemm tau mie goreng kan? indomie? bumbu pedesnya indomie itu saja sudah cukup pedas di lidah saya. apalagi lombok.
waktu itu pernah. SAYA SUDAH SMA. malam malam, saya makan nasi goreng. terus karena saya lupa berdoa saat itu dengan indahnya saya menelan, menggigit lebih tepatnya sebuah lombok hijau yang terlihat segar. huu setelah itu saya terlalu malu untuk menceritakan apa yang saya lakukan. aib woy! haha :D

well, cukup bermain main dengan lomboknya

fakta ke duanya :
SAYA BARU TAU BAHWA NAMA SAYA NI KADEK DARA MARITASARI SAAT SAYA KELAS 3 SMP. itu pun gara gara ditanya sama guru. buat urusan ijasah
tolol ya, iya saya pun heran
jadi selama ini, sebelum saya kelas 3 smp. saya pikir nama saya itu Ni Kadek Dara Marita Sari. yes marita sarinya dipisah. ehem, sebelumnya spasi itu penting !

fakta ke tiga :
dulu, waktu kela 1 smp. saya ga suka sama nama saya. karena apa? saya sudah lupa. haha


tring tring tring





28 Oktober 2009

saya bukan penyihir atau pesulap

jadi ceritanya kemarin lusa saya mencoba melupakan ego saya sendiri. mencoba mengerti orang lain.

'kalau aku mengerti tentang hidup orang lain. walaupun banyak orang di dunia ini, tapi aku pingin tau. dan aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan setelahnya, lalu aku tidak tahu bagaimana carany'

kemarin, saya melihat seorang ibu ibu yang berdiri di bawah spanduk dengan wajah yang bingung, seorang anak SD yang menguap, seorang ibu yang sedang menyapu lalu menbuang sampahnya kesungai, seorang anak smp yang sedang kipas kipas dengan daun kipas, seseorang yang sedang memberi sesuatu kepada seorang ibu penyapu jalan dan seorang laki laki sedang mendorong gerobak penuh jerigen dan dia terlihat sangat lelah

itu baru sebagian orang yang saya lihat. orang orang dengan masalahnya masing masing
kenapa ibu itu berdiri di bawah spanduk? tidur jam berapa anak SD itu? apa yang diberikan orang itu pada ibu ibu penyapu jalan? apa isi jerigen yang dibawa laki laki itu?

itu baru sebagian kecil masalah mereka yang saya tidak tahu

jangankan ke orang yang saya tidak kenal. ke orang orang rumah, atau teman teman di sekolah saja kadang saya acuh tak acuh kepada mereka. bukan karena saya tidak mau tahu, tapi karena saya memang tidak tahu. karena saya tidak mengerti. saya bukan penyihir, saya bukan pesulap. saya tidak akan tahu kalau tidak ada yang memberi tahu. ya kan?

_____________________
mungkin agak aneh karena saya menulis sesuatu yang agak melankolis seperti ini

jadi ceritanya kapan itu ada orang yang berkata
'coba kamu jangan egois. coba sekali aja kamu pikirin orang lain. jangan cuma pikirkan apa enaknya dikamu. pikirkan juga apa efeknya ke orang lain'

dan akhirnya kalimat itu membuat saya merasa salah. (sebenarnya, iya. saya memang salah)
dan saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. karena memang saya bukan penyihir atau pesulap



27 Oktober 2009

sebuah posting dari lab komputer

sejujurnya saya punya posting yang ingin saya post hari ini. tapi karena bahan referensinya belom terselesaikan dan saya sudah tidak begitu sabar untuk mempost sebuah tulisan. maka jadilah tulisan maksa itu tertulislah


dan jengjeng kali ini saya mempostkan tulisan ini di lab komputer
saat pak dalia, wali kelas saya sedang menghadiri sebuah pertemuan di hotel manaa gitu maka jadilah, kami DISURUH ngenet gratis, indah sekali :D

dan jadi sembari kami menunggu loading *you know lahh yang namanya gratisan pasti rada rada ehem
seorang teman saya NYERI (nama dan umur disamarkan) tiba tiba beralay alay ria
dia bilang
'eh, kita satu kelas nama facebooknya ganti semuia yoo.. belakangnya di kasih apa gitu. contoh dara adjah, atau dara imoetz, atau apa gitu'

ih jijiknya. HAHAHA :D

sudah, itu saja yang mau saya ceritakan

12 Oktober 2009

TEH KOTAK dan ES BATU

pasti kamu kenal sama minuman enak nan lezat nan menakjubkan nan murah nan menyegarkan nan menggiurkan yang telah dengan sukses membuatku tergila gila
dan setelah berobservasi ria saya menemukan bahwa harga TEH KOTAK di beberapa supermarket di Balikpapan, berbeda beda.
1. di warung ibu Gun, kantin SMAN 1 Balikpapan TEH KOTAK yang kecil harganya 3.500, dan yang besar 6.000
2. di Ruko Bandar, yang kecil harganya 2.300
3. di Toko teman saya, ehem TOKO RARA di daerah gunung kawi, normal harganya 3.000
4. di Kantin SMPN 1 Balikpapan, harganya 2.500
5. di sebuah toko dekat rumah Edo dan Didi, harganyapun 2.500
6. di Fun City, harganya 180 tiket -___-'
7. di rumah saya, GRATIS!

TEH KOTAK ini pun telah menjadi rutinitas saya, seperti saya tidak bisa hidup tanpa teh kotak AW! sampai sampai, teman saya menjuluki saya GADIS TEH KOTAK. tapi hmm keren juga HAHA :D

tidak perlu saya ceritakan segila apa saya pada minuman teh berkemasan kotak ini. bisa anda lihat setiap jam istirahat pertama di sekolah saya, pasti pergi ke kantin dan membeli teh kotak. PASTI. jika tidak pasti ada tugas yang belum saya kerjakan dan dikumpul setelah jam istirahat.

tapi selain TEH KOTAK, ada lagi ES BATU
entah apa yang membuat ketergantungan saya ini kepada es batu. atau mungkin rasanya? bentuknya? semuanya biasa saja. apa apa apa nya dong

taruhlah setoples kerupuk dan sepiring es batu. tanpa ragu saya akan memilih es batu. padahal efek samping dari pemakanan es batu ini sangat tidak baik bagi tubuh kita
contohnya saja

kata mama : 'es batu itu bikin gendut'
kata tsetse : 'es batu bikin amandel'

tapi pada kenyataannya, oke kata kata mama mungkin ada benarnya. karena makan ataupun tidak makan es batu saya tetap tidak langsing. tapi amandel? tidak, sampai detik ini amandel saya baik baik saja yang ada malah gigi saya jadi keriting -____-

tapi ada penyakit seriusnya
radang lambung
katanya dokter, saluran pencernaan saya ada yang ga bener. usut punya usut ternyata itu lambung dan katanya (kalau ga salah denger) lambungku terluka karena es batu

lalu, beberapa bulan yang lalu, karena saya terlalu banyak makan es batu, asma yang sudah tidak pernah kumat dalam 2 tahun terakhir, kumat disertai flu ringan kepala pusing dan badan yang serasa melayang

HEBAT BUKAN?

untuk itu bagi anda anda semua yang belum pernah mencoba Teh Kotak, silahkan di coba. dan bagi anda yang belum pernah mencoba memakan Es Batu. jangan! sekali anda kecanduan sama benda beku ini, anda tidak akan pernah bisa melepaskan diri anda, dan efek sampingnya tidak main main.

semoga bermanfaat

MONERA

merasa akrab dengan nama yang satu ini? ya, dalam ilmu Biologi yang dulu sangat saya gemari, monera adalah ... sebentar nyari buku biologi dulu ... NIHIL, di buku cetak saya malah sama sekali tidak membahas tentang monera dan di LKS, judulnya MONERA tapi bahasnya BAKTERI. pertanyaannya. apa hubungannya Monera dengan Bakteri? ... sebentar buka google ... Monera adalah nama sebuah kingdom dalam klasifikasi makhluk hidup (wikipedia) dan setelah membaca kalimat ini saya merasa bodoh. pantas saja ulangan biologi saya tidak henti hentinya remedial haha :D

oke, serius ini kisahnya
jadi monera itu kingdomnya. dan jamur termasuk dalam kingdom tersebut (pernyataan ini ngawur dan jujur, saya BARU TAU)
masih tidak mengerti tentang hubungan monera dengan itu apa namanya... sebentar mikir ... oh BAKTERI)?
begini jadi di desa sejahtera selalu, hiduplah 5 keluarga (ehem desa kecil) nah satu dari keluarga ini bernama keluarga pak baharudin (ehem, maaf) nahh di keluarga ini ada ibu dari pak baharudin ada pak baharudin sendiri ada ibu baharudin ada anak dari bapak dan ibu baharudin, ada saudaranya anak dari bapak dan ibu baharudin yang berarti anak bapak dan ibu baharudin, ada suami dari anak bapak dan ibu baharudin dan anak dari menantu dan anak dari bapak dan ibu baharudin. pertanyaannya adalah, berapa ukuran sepatu bapak baharudin?

ini adalah contoh pertanyaan yang diberikan oleh guru saya di sekolah
(engga begini juga sih modelnya, tapikan intinya membingungkan)

jadi guru Biologi di sekolah saya, bernama ibu baharudin (nama disamarkan) adalah guru yang sangat menjengkelkan, adalah guru yang sangat menyebalkan adalah guru yang sangat tidak mendidik
bagaimana tidak, hari pertama masuk sampai detik ini setiap jam pelajarannya dia isinya tugas melulu, maka saya dan teman teman hobinya nyontek. gimana bisa pintar? cuma pernah sekali dia menerangkan. dan saat itu adalah bab MONERA, maka jadilah dia sama halnya dengan bakteri iyuuchh -___-'
saya tidak yakin ini gambar apa, saya googling kemudian muncul gambar ini, karena gambarnya bagus dan menarik saya upload saja :)

(setelah saya baca ulang, hasil ketikan saya yang satu ini menimbulkan sebuah tanda tanya besar, 4G! gantung garing gimana gitu)