sekolahku, diskriminasi !
01 Maret 2010
DISKRIMINASI
pendapatku tentang sekolah
sebenernya ini pidato tugas bahasa indonesia, haha tapi ga apalah apresiasi
Pentingnya sekolah
Selamat pagi ibu Anis yang saya hormati dan teman teman sekalian yang berbahagia. Pertama tama kita panjatkan puji syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena atas kehadiratnyalah kita dapat berkumpul di kelas X-2 ini.
Pagi ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang bertema pendidikan, pentingnya sekolah. apa tujuan kita sekolah? mencari ilmu. Iya, itu tujuan secara umum. Tapi secara khusus mencari nilai. Contohnya saja di bangku SMA ini. kita belajar 3 tahun dan suatu hari nanti saat kita kelas tiga semua ilmu yang kita dapatkan selama 3 tahun akan ditentukan hanya pada 3 hari. Apa adil? Bukan berarti saya menentang Ujian Nasional atau bagaimana. Saya ikut pada kebijakan pemerintah, hanya saja rasa-rasanya tidak adil. Setelah kita melaksanakan Ujian Nasional, kita lulus, apa yang kita dapatkan? Nilai, ijasah? Untuk apa, kuliah, kerja?
Sekarang, saya seorang anak SMA dan saya punya mimpi yang tinggi tentang sebuah universitas. Tapi apabila suatu hari nanti andaikata saya wisuda. Saat itulah saya akan menjadi seorang pengangguran. Melihat pengalaman orang tua saya, mencari pekerjaan itu tidak gampang. Diluar sana ada banyak sarjana yang menganggur, tidak mendapatkan pekerjaan. Atau seorang sarjana hukum menjadi seorang sekretaris. Jadi apa bila ada seorang tua berkata ‘belajar yang rajin biar pintar ranking 1 lulus nilai bagus masuk ke universitas yang bagus, incar nilai IPK setinggi mungkin terus wisuda kerja diperusahaan asing yang besar dapat gaji yang banyak, mendapatkan pasangan yang cantik yang ganteng dan hidup bahagia selamanya’ tapi nyatanya, tidak segampang itu. Betul bukan?
Sekolah tidak dapat menentukan kesuksesan seseorang. Semakin tinggi sekolah anda, bukan berarti semakin sukses anda. Contohnya saja ayah saya. Beliau Cuma seorang lulusan STM tapi bagi saya sekarang beliau cukup sukses.
Tapi sekolah itu tetap penting. Bagi saya pribadi sekolah adalah tempat pendewasaan. Sekolah adalah lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan keperibadian seseorang. Karena selama 12 tahun hampir setiap harinya kita sekolah, kira kira 6 jam lebih kita habiskan disekolah. Kita bertemu teman yang bisa berdampak positif bagi keperibadian kita atau bahkan sebaliknya juga guru guru yang akan senantiasa menunjukkan mana yang baik dan mana yang benar.
Beberapa hari yang lalu saya bertanya pada ibu saya, ‘ma, buat apa saya sekolah. belajar logaritma aritmatika fisika kimia senyawa senyawa dan segala macamnya, saya mau jadi seorang direktur sukses, dan pelajaran yang saya dapatkan di sekolah tidak berhubungan dengan cita-cita saya’ kemudian beliau berkata ‘pendewasaan, walaupun tidak berhubungan dengan cita-citamu tapi bisa buat kamu jadi lebih dewasa. Dan itu ilmu sebagaimanapun tidak berhubungan dengan cita-citamu itu penting, kamu pasti membutuhkannya suatu hari nanti’ dengan itu saya mengerti pentingnya sekolah.
Jadi kalau menurut saya sekolah tidak dapat menentukan akan jadi sesukses apa anda dikemudian hari nanti apalagi yang tidak sekolah, akan jadi lebih parah dan tidak dapat saya bayangkan akan jadi apa kelak orang orang yang tidak sekolah.
Mungkin itu saja yang dapat saya bagikan terimakasih atas perhatiannya. Selamat pagi :D
main hujan :D
Aku cari kuncinya kesana kemari ga ketemu. Baru aku telpon mama ‘mama, lagi di pesawat kamu telpon papa’ WHAT PESAWAT? Astaga iya mamaku mau ke jawa. Ya sudah aku telpon papa ‘papa lagi di pura. Sebentar lagi papa pulang’ maka sampai lebih dari setengah jam aku nunggu kayak orang susah baju basah kuyup
mana dingin brrrr. Gimana engga hujannya deres gitu
Aku jadi kayak anak yang diusir dari rumahnya hiks T_T
Sekitar jam 4.30 baru papa sampai rumah, masuk ke dalam rumah ‘LOH KOK GELAP?’ astaga mati lampu. Aku mau mandi mau les kayak apa sudah ini. akhirnya nunggu lalalalala oke genset nyala. Aku mandi cepat cepat baru berangkat les jam 5 lewat. Padahal lesnya jam 4.30. haha nyampe disana udah kelewatan satu pelajaran, metik lagi. Abis itu bahasa inggris, tapi kenapa ga belajar. Anak anaknya malah nyanyi nyanyi. Ini gara gara si Gery bawa gitarku di kelas itu ada Ardy anak band. Maka jadilah kita beribut nyanyi nyanyi lagunya J-Rocks haha. Dan kenapa gurunya mendukung kita ga belajar haha gajibuta.
28 Februari 2010
for, my busy dad
ya dan malam ini emosiku meledak lagi. aku pulang jam 11 malam, dengan kecepatan motor 80 km/jam. ga nyampe 10 menit perjalanan dari daerah keladasan ke ringroad. aku ga peduli apa yang ada di hadapanku. yang jelas aku mau pulang SEKARANG JUGA. aku takut diusir dari rumah
'papa masih bisa biayain kamu sekolah'
sampai di rumah, jenis ceramah ini yang nyampe di telingaku
'kamu pergi jam berapa, dari jam 1 kamu tau dan pulang baru jam segini'
dan emosiku semakin meledak saat kalimat ini keluar dari mulutnya.
AKU KELUAR DARI JAM 1? YA, DAN JAM 5-AN AKU PULANG. BARU AKU PERGI LAGI JAM 7. SEKARANG APA? SIAPA YANG GA ADA DI RUMAH PAS AKU PULANG? KAPAN SIH PAPA PERNAH ADA DI RUMAH. TAU APA PAPA TENTANG AKU. TAU APA TENTANG APA YANG AKU MAU. PAPA GA TAU APA-APA JADI GA USAH ATUR ATUR HIDUPKU.
oke, sekarang papa bisa kerja, papa bisa bikin rumah yang sederhana ini buat aku tinggal. dan papa bisa biayain aku sekolah.
tapi satu, hidupku isinya ga cuma sekolah pa. sekolah ga jamin aku bisa jadi seorang direktur sebuah perusahaan besar, seorang yang sukses nantinya, yang bisa bahagian papa
contoh papa sediri, sekolah papa ga tinggi tapi papa sukses. sekolah tidak menjamin masa depan seseorang
tapi aku tau itu mimpi papa. ngeliat aku lulus, nilai bagus, kuliah yang bener kemudian wisuda. itu juga alasanku. aku tau biaya kuliah itu ga murah pa, dan saat aku kuliah nanti umur papa berapa? aku ga mungkin mau papa dengan umur yang segitu rentan masih kerja keras buat aku kuliah nanti.
aku punya banyak mimpi. aku punya banyak keinginan dan aku sudah merengek minta mama bantu aku wujutkan tapi dia enggan. sekarang aku mau buktikan, biarpun kalian tidak mau membantuku aku bisa beli sendiri. aku bisa.
26 Februari 2010
i need my mom, really need :(
1. Aku kelaparan
2. I hate my father
Tadi malem aku benar benar lapar, lapar stadium 3 deh -__- ajanya cuma mie, telur, nugget. Dan aku benar benar ga ada ide mau makan sama apa. Hari hari semenjak mama ke jawa makananku itu itu doang. Sebenernya aku udah di titipin uang 50ribu buat beli bensin sama beli makan selama mama ga ada. Tapi aku malas keluar cari makan
Maka jadilah. Aku membuat NASI GORENG yeah :D
Pertama, panaskah minyak dan goreng nugget dulu
Kedua potong bawang putih dan bawang merah secukupnya
Ketiga tumis bawangnya sampai harum tambahkan kaldu ayam
Keempat masukkan nasi
Kelima saos. Nah ini, nah ini saos didapur tinggal 2 sachet, dan itu dari KFC haha. Ya sudah pakai saja apa adanya. Tapi setelah diaduk aduk warnanya kurang jadi terpaksa aku tambahkan sambel, hiks padahal aku ga bisa makan pedes sama sekali
Keenam kecap, sebenernya kecap ga perlu tapi aku takut nanti kepedesan
Ketujuh vetsin, secukupnya
Aduk aduk aduk aduk aduk aduk aduk aduk aduk sampai semuanya merata, lalu cicipi
‘Kurang asin‘
Jadi aku tambah vetsin
Tapi setelah aku icip icip lagi yang kurang ternyata bukan asinnya, tapi kurang saos. Alamak jadi keasinan -__-‘
Karena aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Oke aku biarkan, aku takut kalo ditambah tambah yang aneh aneh nanti tambah ga jelas rasanya
Oke. Sekarang makan,
Nyam nyam nyam nyam
Dan rasanya…
GA ENAK! Demi apa deh aku ga bakat masak, ya ampun aku failed!
Nuggetnya ga enak, kayak nugget murahan, rasa nasinya juga keasinan. Tapi karena aku lapar ya sudah aku makan sebisanya
Masih sisa. Masih sisa satu piring, *salahku ambil nasinya banyak banyak
Ini nasinya mau diapain? Baut papa? Tapi ga enak aduh ya udah deh aku taruh aja di meha
Terus aku hampirin papaku, dan berkata ‘pa, yaya bikin nasi goreng tapi rasanya ga enak’
Terus dia bilang ‘ga apa apa’ (aaa rasanya aku mau nangis. Aku gagal bikin nasi goreng hiks. Gimana nanti kalau aku punya suami? Mau ku kasih makan nasi goreng asin dia setiap hari hiks)
Dan papaku tetap makan nasi goreng ga enak itu, baru dia bilang ‘enak gini loh’
Hiks, aku tau papa bohong bilang nasi goreng itu enak -___-‘
Terus, malemnya aku main facebook. Sambil nunggu email tugas dari temanku. Begitu aku terima tugasnya. Aku kerjain, ngerjainnya sambil main-main sih makanya sampai tengah malah aku ngerjainnya. Dan semuanya SELESAI yeah :D tugas elektro dan tuags kimia selesai semua jam 12 malam. Terus tinggal di print dan tiba tiba aku teringat sesuatu ‘ASTAGA KERTASNYA HABIS’ damn damn damn damn damn ngeprint pake apa aku -___-‘ akirnya aku buka facebook untuk mencari ide. Dan waktu otakku benar benar mumet.
Big thanks to Dahel, Elang, Wika dan Kak Iwan yang mau membantuku haha
Akhirnya aku tidur jam 1. Aku pasrah berserah diri kepada Tuhan YME. Berharap ada keajaiban tiba tiba ada setumpuk kertas di meja belajarku. Ngeliat jam 1 aku belom tidur. Papaku malah marah. Apadeh ga ngurus otakku mumet pa, aku ga bisa mikir jernih. Papa marah sama aku, tambah aku memberontak.
Dan pagi harinya, aku bangun aku melihat sekitar 7 lembar kertas putih tertindah buku buku. Thank you sooo much God hahaha :D terus aku cepat cepat ngeprint dan semua teratasi haha
Sampai di sekolah main voli dan tanganku jadi berwarna PINK dan sakit dan aku LAPAR !
Mama ga ada, ga ada yang masakin bekal hiks -__-‘